https://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/issue/feedJurnal Global Ilmiah2026-10-09T00:00:00+00:00Support Adminijoulabs@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Global Ilmiah</strong> is a research-based, open-access scientific journal published monthly by<strong> International Journal Labs (AHU-0028405-AH.01.14 Tahun 2022)</strong></p> <p><strong>Jurnal Global Ilmiah</strong> provides a platform for ongoing discussion on relevant issues within the journal's focus and scope, which can be empirically examined. The journal publishes research articles spanning multidisciplinary disciplines, including the humanities and social sciences, education, religious studies, philosophy, economics, engineering, and health sciences.</p>https://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/433The Effect of Work Engagement on Job Performance with Innovate Work Behavior as A Mediating Variabel: A Study on Generation Z Employees in East Java2026-09-28T09:21:59+00:00Ivan Rizaldi202201021084@mhs.hayamwuruk.ac.id<p>Digital transformation and changing workplace demands require organizations to foster employee engagement and innovation to maintain effective job performance. However, the behavioral mechanisms linking work engagement to job performance among Generation Z employees remain insufficiently understood, particularly in regional contexts. This study examined the relationships among work engagement, innovative work behavior, and job performance, focusing on the mediating role of innovative work behavior among Generation Z employees in East Java, Indonesia. A quantitative cross-sectional design was employed. Data were collected through an online questionnaire administered to 100 employees selected using purposive sampling. Eligible respondents were aged 18–27 years, held permanent or contract positions, and had at least six months of organizational tenure. Data were analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) with SmartPLS, including measurement model evaluation and bootstrapping with 5,000 subsamples. The results indicated that work engagement was positively and significantly associated with innovative work behavior and job performance. Innovative work behavior was also positively and significantly associated with job performance and partially mediated the relationship between work engagement and job performance. These findings suggest that engaged employees demonstrate better job performance partly through the generation, promotion, and implementation of innovative ideas. The study concludes that organizations should strengthen work engagement and provide opportunities for innovation to enhance Generation Z employees’ job performance and support their ongoing professional development.</p>2026-10-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ivan Rizaldihttps://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/436Tiktok sebagai Ruang Amal Digital: Efektivitas Komunikasi Persuasif dalam Mobilisasi Donasi Sosial (Studi Kasus Video Mbah Wawan pada Akun @Ruangsenyum_)2026-09-30T07:18:01+00:00Masrufatuz Zahro TaufaniMasrufatuzz@gmail.com<p>Media sosial memperluas praktik filantropi digital dengan memungkinkan video pendek menyampaikan kebutuhan kemanusiaan dan menghimpun dukungan publik. Namun, keterkaitan antara daya tarik emosional, kejelasan informasi, dan partisipasi audiens memerlukan pemahaman kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengkaji komunikasi persuasif dalam konten donasi untuk Mbah Wawan pada akun TikTok @ruangsenyum_ menggunakan kerangka Elaboration Likelihood Model. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi. Konten dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan pengguna, kejelasan narasi, dan kelengkapan dokumentasi visual. Data dikumpulkan melalui observasi digital pasif terhadap video, keterangan unggahan, interaksi pengguna, dan dokumentasi bantuan. Hasil analisis memperlihatkan penggunaan isyarat periferal dan argumentasi sentral yang saling melengkapi. Visual kondisi penerima bantuan, ekspresi emosional, dan musik latar menjadi isyarat penarik perhatian, sedangkan informasi penerima manfaat, penjelasan kebutuhan, petunjuk donasi, dan dokumentasi penyaluran menyediakan argumentasi substantif. Komentar dan aktivitas berbagi menunjukkan keterlibatan partisipatif serta dukungan kolektif. Bantuan yang didokumentasikan mencakup kasur, sofa, paket sembako, dan uang tunai. Pembahasan menunjukkan bahwa narasi emosional, kejelasan informasi, dan pertanggungjawaban yang terlihat membentuk karakter komunikasi persuasif kampanye. Namun, keterlibatan pengguna tidak membuktikan perilaku donasi individual ataupun hubungan kausal persuasi. Penelitian menyimpulkan bahwa filantropi TikTok dapat dipahami melalui keterkaitan pesan, interaksi audiens, dan dokumentasi bantuan, sehingga memberikan masukan bagi komunikasi penggalangan donasi yang empatik, informatif, dan akuntabel.</p>2026-10-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Masrufatuz Zahro Taufanihttps://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/434Pengaruh Working Capital Turnover dan Inventory Turnover terhadap Net Profit Margin pada Sub Sektor Healthcare yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-20252026-09-28T09:26:41+00:00Qibty Ruhmanathis.qibtyruhmana@gmail.comPurwatiningsih Purwatiningsihpurwatiningsih.pwt@bsi.ac.id<p>Fluktuasi kinerja perusahaan kesehatan selama pandemi dan pemulihan setelahnya menegaskan pentingnya pengelolaan modal kerja dan persediaan dalam mendukung profitabilitas. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh perputaran modal kerja dan perputaran persediaan terhadap margin laba bersih, baik secara parsial maupun simultan, pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang dikumpulkan melalui dokumentasi. Sampel ditentukan menggunakan teknik *purposive sampling*, menghasilkan 27 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran modal kerja memiliki koefisien regresi negatif sebesar ?0,260 dengan nilai signifikansi 0,425, sedangkan perputaran persediaan memiliki koefisien positif sebesar 0,079 dengan nilai signifikansi 0,248. Kedua variabel tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap margin laba bersih. Pengujian simultan menghasilkan nilai F sebesar 1,110 dengan signifikansi 0,346, sehingga pengaruh bersama kedua variabel juga tidak signifikan. Model menjelaskan 8,5% variasi margin laba bersih. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa efisiensi perputaran modal kerja dan persediaan memiliki kemampuan terbatas dalam menjelaskan profitabilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa penilaian profitabilitas perusahaan kesehatan perlu mempertimbangkan faktor keuangan dan operasional lainnya untuk mendukung penyusunan strategi peningkatan kinerja keuangan yang lebih menyeluruh sesuai karakteristik perusahaan dan kondisi usahanya.</p>2026-10-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Qibty Ruhmana, Purwatiningsih Purwatiningsihhttps://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/437Deteksi Postingan Buzzer di Tiktok Menggunakan Model Klasifikasi Support Vector Machine (SVM) Berbasis Hibrida Fitur Stylometry2026-09-30T07:21:42+00:00Esti Rahayu Putriestirahayuputri556@gmail.comWina Witantiwitanti@gmail.comEdvin Ramadhanedvin.ramadhan@gmail.com<p>Perkembangan TikTok sebagai ruang diskusi publik meningkatkan kekhawatiran terhadap manipulasi opini oleh akun buzzer, sehingga diperlukan pendekatan komputasional untuk mendeteksi pola bahasa repetitif. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan teks TikTok sebagai konten buzzer atau netizen autentik menggunakan Support Vector Machine (SVM) berbasis fitur hibrida stilometri dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental terhadap 1.157 teks yang dikumpulkan dari TikTok. Prapemrosesan meliputi pembersihan teks, tokenisasi, stemming, dan normalisasi bahasa gaul Indonesia. Fitur stilometri mencakup Type-Token Ratio, entropi Shannon, dan Hapax Legomena, yang digabungkan dengan fitur kontekstual melalui konkatenasi vektor. Klasifikasi menggunakan SVM dengan kernel Radial Basis Function. Naskah menjelaskan validasi silang lima lipatan dan pembagian data latih serta uji sebesar 92:8, terdiri atas 1.066 data latih dan 91 data uji. Kinerja yang dilaporkan mencapai akurasi 94,44%, presisi 97,30%, recall 96,00%, dan F1-score 96,64% untuk kelas buzzer. Analisis sistem mengklasifikasikan 72,3% dataset sebagai konten buzzer. Temuan tersebut menunjukkan bahwa integrasi keragaman bahasa dan informasi kontekstual berpotensi membantu identifikasi pola komunikasi repetitif. Pendekatan ini menyediakan dasar praktis untuk penyaringan teks TikTok secara otomatis. Namun, hasil klasifikasi perlu dipahami sebagai indikasi karakteristik konten menyerupai buzzer, bukan bukti definitif kampanye terorganisasi maupun verifikasi identitas dan motivasi akun, sehingga interpretasinya harus mempertimbangkan batasan pelabelan serta konteks komunikasi.</p>2026-10-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Esti Rahayu Putri, Wina Witanti, Edvin Ramadhanhttps://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/435Penilaian Kinerja Karyawan Berdasarkan Kriteria Kompensasi dan Loyalitas Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada PT Rodamas Nuansa Fortuna2026-09-28T09:30:27+00:00Diki Khairudindickykhairudin1@gmail.comHardani Hardanihardani.hdn@bsi.ac.id<p>Penilaian kinerja karyawan secara manual pada PT Rodamas Nuansa Fortuna menghadapi kendala subjektivitas serta perbedaan kompensasi dan loyalitas karyawan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode *Simple Additive Weighting* (SAW) untuk menilai kinerja dan menghasilkan pemeringkatan karyawan berdasarkan kriteria kompensasi dan loyalitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berorientasi pada sistem pendukung keputusan tanpa pengujian statistik inferensial. Populasi penelitian terdiri atas 45 karyawan, dengan sampel 15 karyawan tetap bagian produksi yang dipilih menggunakan *purposive sampling* berdasarkan status kepegawaian dan masa kerja lebih dari dua belas bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Penilaian mencakup delapan kriteria beratribut *benefit*, yaitu gaji pokok, insentif, tunjangan, fasilitas kerja, kepatuhan terhadap peraturan, tanggung jawab, dedikasi, dan kerja sama. Analisis dilakukan melalui penyusunan matriks keputusan, normalisasi nilai, pembobotan, penghitungan nilai preferensi, dan pemeringkatan. Hasil menunjukkan Ariel menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi 0,8902, diikuti Andri sebesar 0,8808 dan Gerry sebesar 0,8801. Pemeringkatan tersebut menggambarkan kombinasi skor kompensasi dan loyalitas yang relatif lebih unggul dibandingkan karyawan lainnya. Bobot keseluruhan kriteria loyalitas lebih besar daripada kompensasi, sehingga menekankan komitmen dan tanggung jawab terhadap perusahaan. Penelitian menyimpulkan bahwa metode SAW menyediakan dasar pemeringkatan yang terstruktur dan transparan untuk mendukung keputusan manajemen mengenai penghargaan dan pengembangan karyawan sesuai konteks perusahaan.</p>2026-10-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Diki Khairudin, Hardani Hardani